logo-dana
blog page banner blog page banner
Blog Article Detail
08 June, 2020

Yuk, Jaga Kesehatan Mental di Era Pandemi dengan 7 Cara Ini!

Lawan COVID-19

Bosan boleh, stres jangan!


TemanDANA, Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak cukup ekstrim bagi kehidupan umat manusia, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi. Kesehatan di sini juga tidak cuma berlaku pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental!


Bagaimana tidak, wabah infeksi virus Corona, yang persebarannya hampir meliputi seluruh negara di dunia ini memakan korban yang tidak sedikit. Hal tersebut tentu dapat menimbulkan rasa takut dan panik. Belum lagi dengan aturan physical distancing yang memberikan jarak secara emosional antara keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar kita. 


Bukan cuma rasa takut, efek psikologis yang ditimbulkan juga bisa berdampak serius. Bagi sebagian orang, hal ini bisa menjadi tekanan atau beban yang sangat besar, yang kalau tidak dikendalikan, bisa berdampak negatif pada kesehatan mental.


Nah, bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini ada beberapa hal yang bisa TemanDANA lakukan untuk menjaga kesehatan mental selama pandemi virus Corona:


1. Olahraga


Ketika berolahraga, tubuh kita akan memproduksi hormon endorfin yang dapat meredakan stres, mengurangi rasa khawatir, dan memperbaiki mood. Jadi selama di rumah, sempatkan diri buat melakukan olahraga ringan, seperti lari kecil, stretching, atau mungkin yoga. Jangan lupa juga untuk berjemur dibawah sinar matahari pagi untuk meningkatkan sistem imun kita.


2. Menjaga komunikasi


Tongkrongan boleh di-lockdown, tetapi komunikasi harus berjalan terus. Selalu sempatkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, teman kerja, dan kerabat lainnya. Bisa video call, telepon, atau sekadar update sharing cerita di group WhatsApp. Koneksi online seperti ini bisa menjaga kesehatan mental selama masa karantina, jadi pastikan pulsa dan kuota handphone kita selalu tersedia dengan cukup. Kalau butuh top up pulsa, langsung saja beli via Aplikasi DANA ya! 


3. Manjakan diri dengan hobi


Ini waktunya ngulik hobi lebih dalam lagi. Namun, hobinya bisa jadi yang santai dan bisa dilakukan di rumah, seperti memasak, membaca buku, atau menonton film. Atau, TemanDANA juga bisa menjajal hobi baru seperti bercocok tanam hidroponik. Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga dapat menghilangkan rasa jenuh karena di rumah saja. Nah, kalau belanja online dianggap hobi bagi TemanDANA, coba kulik fitur Home Shopping di aplikasi DANA!


4. Bantu orang lain yang membutuhkan 


Mari bahagiakan hati dengan menolong orang lain. Ya, pandemi ini berimbas cukup keras terhadap sektor ekonomi. Banyak yang kehilangan pekerjaan dan jutaan usaha kecil di ambang kejatuhan. Bila kita termasuk golongan yang lebih beruntung, mari menjadi “penerang” bagi orang sekitar kita yang membutuhkan. 


Kita bisa menyumbangkan makanan, masker, alat kesehatan kepada yang membutuhkan, atau sekadar melakukan hal kecil seperti berbelanja di warung kecil sekitar kita. Ini akan menggerakkan kembali roda perekonomian kita. Nah, kamu juga bisa berdonasi melalui Aplikasi DANA untuk mewujudkan rumah singgah yang ideal bagi para tenaga medis pejuang COVID-19.


5.  Makan makanan bergizi


Hal ini mutlak dilakukan. Bukan cuma menjaga kesehatan tubuh, asupan nutrisi yang cukup juga dapat menjaga kesehatan mental, baik secara langsung maupun tidak langsung. 


6. Tidur cukup


Hal ini juga perlu diperhatikan. Karena kurang istirahat atau sering begadang bisa membuat mood lebih tidak stabil dan bisa memicu kecemasan. 


7. Bijak memilah informasi


Saatnya diet berita. Batasi waktu untuk menonton, membaca, atau mendengar berita mengenai pandemi, baik dari televisi, media cetak, maupun media sosial untuk mengurangi rasa cemas. Pasalnya, berita buruk dapat memiliki dampak negatif yang sangat besar pada kesehatan mental. Jadi, pilah informasi yang yang kita terima secara kritis dan bijak.


Nah, ketujuh cara di atas bisa membantu kita menghadapi masa karantina dengan lebih efektif dan produktif dengan menjaga mood dan pikiran selalu positif. 


Tidak bisa dipungkiri, rasa takut, cemas, apalagi bosan memang normal dirasakan selama masa pandemi seperti ini. Tapi ingat, bosan boleh, stres jangan! Jadi, mari kita coba untuk selalu berpikir positif dan senantiasa bersyukur. 


Namun, kalau ternyata rasa stres atau ketakutan berlebihan masih terasa, TemanDANA jangan ragu untuk berkonsultasi melalui fitur Live Consultation dengan tenaga profesional di YesDok via aplikasi DANA. Gratis bagi TemanDANA yang ingin mencoba konsultasi pertama kali! 


(Erick/Jek)